Kamu dan Rindu Apa kabarmu gadis purnama? kita pernah berjanji diatas sebuah kertas pada  malam purnama tanggal enam bulan kedelapan. Hari semakin membara sejak saat itu, dan kadang pun tak dapat dipungkiri kita berperang dengan kata. Sebentar lagi kita akan bertemu dengan musim itu kembali, dimana langit menyirami tanah dengan wewangian. Kita mungkin terasa dekat, karena kita masih berpijak di tempat yang sama. Tapi bagiku kita memang sudah jauh, bayangan kita pun sudah tak lagi menyapa. Jikalaupun bertemu, tiada sapa. Aku merindukanmu, tapi yang terjadi tak dapat kembali. Aku mencintaimu dan tetap masih tak beralasan mengapa. Aku merindukanmu dalam damai, seperti saat kita berlayar dilautan yang membawa kita melayang-layang, tak ada cemas. hanya sebuah tawa. Aku tak ingin kau kembali, kembali menjadi tanpa arti yang tak dapat kau maknai. Aku mencintaimu dan tak berkurang kepercayaan itu, seperti kau meyakini masih akan adanya siang setelah malam… Aku masih berharap bercerita bersamamu

Kamu dan Rindu

Apa kabarmu gadis purnama? kita pernah berjanji diatas sebuah kertas pada  malam purnama tanggal enam bulan kedelapan. Hari semakin membara sejak saat itu, dan kadang pun tak dapat dipungkiri kita berperang dengan kata. Sebentar lagi kita akan bertemu dengan musim itu kembali, dimana langit menyirami tanah dengan wewangian. Kita mungkin terasa dekat, karena kita masih berpijak di tempat yang sama. Tapi bagiku kita memang sudah jauh, bayangan kita pun sudah tak lagi menyapa. Jikalaupun bertemu, tiada sapa. Aku merindukanmu, tapi yang terjadi tak dapat kembali. Aku mencintaimu dan tetap masih tak beralasan mengapa.

Aku merindukanmu dalam damai, seperti saat kita berlayar dilautan yang membawa kita melayang-layang, tak ada cemas. hanya sebuah tawa.

Aku tak ingin kau kembali, kembali menjadi tanpa arti yang tak dapat kau maknai. Aku mencintaimu dan tak berkurang kepercayaan itu, seperti kau meyakini masih akan adanya siang setelah malam…

Aku masih berharap bercerita bersamamu

2 hari lagi 14 April teringat kejadian 1 tahun yang lalu. pada malam sebelumnya yang saya tak tahu apalagi terpikirkan bahwa itu akan menjadi hari terakhir menggenggam tanganmu… 2 hari setelah 14 April dan  perjalanan satu tahun dari hari itu hingga saat ini…… saya belum berhenti mencintaimu.. maaf..saya tak bisa berbohong meskipun saya berpura-pura menutupinya

2 hari lagi 14 April teringat kejadian 1 tahun yang lalu. pada malam sebelumnya yang saya tak tahu apalagi terpikirkan bahwa itu akan menjadi hari terakhir menggenggam tanganmu…

2 hari setelah 14 April dan  perjalanan satu tahun dari hari itu hingga saat ini……

saya belum berhenti mencintaimu..

maaf..saya tak bisa berbohong meskipun saya berpura-pura menutupinya

Photography Philosophy maulanafadil: I saw something else when they reveal many things: Life is like Photography, We develop from The ‘Negative’. If things don’t work out, Just take another shot. Often times, photographs reveal more about The Photographer than the subjects themselves. If you want to learn what someone fears losing…. watch what they photograph

Photography Philosophy

maulanafadil:

image

I saw something else when they reveal many things:

Life is like Photography,

We develop from The ‘Negative’.

If things don’t work out,

Just take another shot.

Often times, photographs reveal more

about The Photographer than the subjects

themselves.

If you want to learn what someone fears losing….

watch what they photograph